Ungkap Pembunuhan Mara Salem Harahap, PUSKAMI: Polri Keren !!!

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Pembunuhan wartawan kembali terjadi. Kini kabar pembunuhan terhadap wartawan terjadi di Simalungun Sumatera Utara. Mara Salem Harahap 42 tahun, Pemimpin Redaksi lassernewstoday.com di Sumatera Utara.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam mobil yang dikendarainya, pada Sabtu dini hari, 19 Juni 2021.

Saat ditemukan Mara Salem (Marsal) masih dalam keadaan hidup namun Peluru mengenai tulang paha korban dan pecah menjadi 3 bagian. Pecahan peluru mengenai pembuluh arteri korban dan menyebabkan pendarahan yang cukup parah sehingga dalam perjalanan menuju rumah sakit korban pun akhirnya meninggal dunia.

Lokasi tempat ditemukannya mobil korban tidak jauh dari rumah Marsal, di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumut.

Tak butuh waktu lama, tak sampai satu minggu Kamis (24/6/2021) sore, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin, Dan Pomdam I/BB, Dir Reskrimum Poldasu Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dalam konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan korban Marsal di Mapolres Kota Pematang Siantar, Jl. Sudirman Pematang Siantar.

Pembunuhan Mara Salem Harahap melibatkan mantan calon Walikota Pematang Siantar 2015 yang juga pengusaha hiburan malam, dan seorang oknum TNI.

Baca juga:
Oknum TNI dan Calon Walikota Siantar Pembunuh Marsal Wartawan di Simalungun

Panca Putra Simanjuntak menerangkan bahwa motif pembunuhan karena rasa sakit hati pemilik hiburan malam. Korban kerap memberitakan tentang dugaan peredaran narkoba ditempat usahanya.
Yang lebih mencengangkan, korban kerap meminta uang dan dua butir narkoba, meski sudah diberi korban tetap masih saja memberitakan dugaan peredaran narkoba ditempat hiburan malam itu.

Koordinator Puskami (Pusat Kajian Masyarakat Independen) Putra Mangaratua Siahaan memberikan perhatian khusus terhadap kinerja Polri dalam hal ini Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang dengan cepat dapat mengungkap pembunuh dan dalang dibalik pembunuhan oknum wartawan Mara Salem Harahap.

“Kita berikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang berhasil mengungkap pembunuhan wartawan, mulai dari eksekutor hingga dalang pelaku pembunuhan dalam waktu yang relatif sangat singkat. Memang pada dasarnya pengungkapan kasus ini sudah menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, namun kita juga harus menghargai kerja keras mereka dalam mengungkap dengan cepat,” ucapnya.

Putra menambahkan, bahwa pengungkapan kasus pembunuhan ini dinilai sangat penting karena menyangkut profesi wartawan. Wartawan adalah corong agar kepentingan menyangkut masyarakat dapat didengar dengan jelas. Penegak hukum diharapkan dapat mengungkap segala fakta yang ada, hingga dapat memberikan hukuman yang seadil-adilnya kepada para pelaku.

“Apapun alasannya, tidak dibenarkan melakukan kekerasan terhadap wartawan apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang. Jika memang wartawan diduga telah melakukan penyimpangan dalam melakukan tugasnya, seharusnya bisa ditindak melalui proses yang ada, lewat instrumen yang sudah disediakan, baik melalui Dewan Pers maupun aparat penegak hukum, jika memang telah dirasa terjadi penyimpangan-penyimpangan diluar tugas profesi wartawan, bukan malah membantainya, ”tutupnya. (Red)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: