Tim Kuasa Hukum PERADI Deli Serdang Gugat Polres Sergai

MITRAKITANEWS.COM | Sergai. Tim kuasa hukum yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menggugat Praperadilan Polres Serdang Bedagai (Sergai) ke Pengadilan Negeri Sei Rampah.

Gugatan Praperadilan tersebut terkait penangkapan ZA alias Lobar (32) warga Dusun I Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal (13/6/2021) lalu.

Tim kuasa hukum menilai, penangkapan kliennya diduga tidak sesuai prosedur tanpa menunjukkan tanda pengenal sebagai anggota Polri dan tidak ada melakukan penggeledahan terlebih dahulu. Namun melakukan pemukulan secara bertubi-tubi kepada ZA dengan menuduh sebagai bandar narkotika.

Hal ini disampaikan Alamsyah didampingi Ikhwan Khairul Fahmi selaku tim kuasa hukum Advokat /pengacara tergabung PBH PERADI Deli Serdang kepada media di Sei Rampah, Selasa (6/7/2021).

Menurut Alamsyah, surat permohonan
Pra peradilan sudah dilayangkan pada hari Senin (5/7/2021) sore di Kantor Pengadilan Negeri Sei Rampah berikut barang bukti rekaman CCTV yang sudah terlampir.

” Pemohon Praperadilan sebagai subjek hukum cakap untuk bertindak secara hukum baik untuk diri sendiri maupun diwakili oleh kuasanya yang ditunjuk oleh pemohon Praperadilan untuk mengajukan keberatan atas tindakaan sewenang-wenang
dan tidak sesuai prosedur berupa penangkapan dan penahanan
yang dilakukan oleh termohon Praperadilan ke Pengadilan
Negeri yang berwenang mengadili permohonan Praperadilan,” kata Alamsyah.

BACA JUGA
1 dari 5

Saat itu lanjut Alamsyah, kliennya bersama seorang rekannya bernama Rudi yang dalam perkara ini sebagai saksi dipukul oleh sekelompok orang secara bertubi-tubi dengan munuduh sebagai bandar narkotika.

Sementara itu, keluarga dalam hal ini kakak kandung ZA bernama Lely (30) di pengadilan Negeri Sei Rampah mengatakan pihaknya sangat menyesalkan tindakan oknum Polsek Firdaus yang melakukan pemukulan bertubi tubi tanpa ada surat perintah penangkapan, tanpa ada penggeledahan tubuh dan sepeda motor, langsung di bawa ke kantor polisi.

“Kami keluarga merasa keberatan atas tindakan oknum polisi tersebut dalam melaksanakan tugas tidak menggunakan SOP dan mirip seperti preman,” ucap Lely kakak kandung pemohon.

Kasat Narkoba Polres Sergai AKP H Manullang di konfirmasi wartawan membenarkan adanya gugatan Prapid tersebut.

“Selama saya tugas di Sergai sudah yang ke-5 di Prapid, dan hasilnya di menangkan oleh Polres Sergai, trims,” pungkas Kasat Narkoba Polres Sergai. (Ardianto)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: