Main Masak-Masakan, Diduga Penyebab Hangusnya 9 Rumah di Tanjungbalai

MITRAKITANEWS.COM, Tanjungbalai – Kebakaran di Jalan Esdengki, Tanjungbalai, diduga bersumber dari sejumlah anak yang bermain masak-masakan di sekitar rumah mereka. Kelalaian anak-anak tersebut menyebabkan 9 rumah hangus dilahap api, Kamis (09/03/2018) sore.

Lokasi padat penduduk dan banyaknya bahan yang mudah terbakar, membuat si jago merah cepat membesar dan merembet ke rumah warga lainnya.

Untuk menjinakkan api, sebanyak enam armada mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Namun, padatnya penduduk menyulitkan upaya pemadaman. Masalah lain, banyak warga berkerumun untuk menonton sehingga petugas pemadam sulit menjalankan tugasnya.

Warga yang panik juga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sedangkan sebagian warga lainnya yang merupakan penghuni rumah, berusaha menyelamatkan barang-barang berharganya.

Api baru bisa dipadamkan setelah dua jam kemudian. Polisi yang turun ke lokasi kemudian memasang garis polisi.

“Kebakaran berasal dari rumah depan. Apinya bersumber dari anak-anak yang main masak-masakan di sekitar rumah di sini,” kata Kepala Lingkungan 4 Jalan Esdengki, Zulkifli Manurung, Jumat (9/03/2016).

BACA JUGA
1 dari 2

Sementara Wakapolres Tanjungbalai Kompol Taryono Raharja mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran.

“Setelah didata ada 9 rumah yang terbakar pada kebakaran ini. Kami akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa ini,“ kata Kompol Taryono.

Sebelumnya, Kamis (9/3/2018) dini hari, sebanyak tiga unit rumah di Jalan Cendrawasih, Teluknibung, Tanjungbalai, juga habis dilahap si jago merah. Petugas kepolisian dari Polres Tanjungbalai menduga kebakaran akibat hubungan pendek atau korsleting listrik. Dalam sehari, terjadi 2 kebakaran di lokasi yang berbeda di wilayah Tanjungbalai.

Masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap hal yang bisa menyebabkan kebakaran, terutama di daerah Tanjungbalai yang merupakan salah satu kota terpadat di Indonesia.(SM)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: