JR Saragih Terancam 72 Bulan Penjara dan Denda 72 Juta Rupiah

MITRAKITANEWS.COM – Pasca dinyatakan tetap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Sumatera Utara, kini JR Saragih tersandung masalah baru. JR Saragih disangkakan menggunakan surat palsu dalam pencalonannya sebagai salah satu Calon Gubernur Sumut.

Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakkumdu) Sumatera Utara telah menetapkan bakal calon gubernur Sumatera Utara, Jopinus Ramli Saragih sebagai tersangka pasal 184 UU tentang Pemilihan Kepala Daerah. Hal tersebut diutarakan Kombes Pol Andi Rian di kantor Bawaslu Sumatera Utata Jl. H. Adam Malik Medan, Kamis (15/03/2018) malam.

“Berdasarkan hasil gelar tim Gakkumdu, hari ini saudara Jopinus Ramli Saragih (JRS) ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan menggunakan surat palsu, sebagaimana diatur dalam Pasal 184 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” ujar Andi.

BACA JUGA
1 dari 7

“Alat bukti fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir, dan sudah kita sita dari KPU. Kemudian dari pelapor, kemudian speciment tandatangan dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta,” lanjutnya.

Berdasarkan pasal 184 UU Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2016 berbunyi “Orang yang dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar atau menggunakan surat palsu seolah-olah sebagai surat yang sah tentang suatu hal yang diperlukan bagi persyaratan untuk menjadi Calon Gubernur, Wakil Gubernur, Calon Bupati, Calon Wakil Bupati, Calon Walikota, Calon Wakil Walikota, di pidana dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp 36.000.000.00 (tiga puluh enam juta rupiah) dan paling banyak Rp 72.000.000.00 (tujuh puluh dua juta rupiah)”.(HS)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: