Selama April – Juni, Polda Sumut Sita 412,96 Kilogram Sabu-sabu

MITRAKITANEWS.COM | Medan. Periode Bulan April hingga Juni 2021, Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menyita 412,96 kilogram narkotika jenis sabu-sabu.

Selain narkotika jenis sabu-sabu tersebut, Polda Sumut beserta Polres jajaran juga mengungkap 35 kasus narkotika dan menyita barang bukti berupa 54,614 butir pil ekstasi dan 674 kilogram daun ganja kering.

“Dari jumlah pengungkapan kasus dan barang bukti tersebut anggota juga mengamankan 64 tersangka,” ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dalam konfrensi persnya di Aula Tribarata Polda Sumut, Selasa, (29/6/2021).

Lebih lanjut dijelaskan eks penyidik Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) ini, dari 35 kasus narkotika yang berhasil diungkap, tujuh di antaranya ditangani Tim Ditektorat Resers Narkotika dan Obat-obatan (Ditresnarkoba) Polda Sumut.

“Dari tujuh kasus yang ditangani itu, Ditresnarkoba Polda Sumut mengamankan 20 orang tersangka dengan barang bukti sabu seberat 242,34 kilogram dan 48,418 butir pil ekstasi,” jelas Kapolda.

Selain itu, Panca menerangkan, proses pengungkapan pada 27 April 2021 Medan-Banda Aceh dengan mengamankan tersangka SY yang membawa sabu seberat 35 kilogram.

BACA JUGA
1 dari 10

“Lalu, pada 30 April 2021 di Jalinsum Asahan petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat 51 kilogram dan pada 8 Juni 2021 mengamankan tersangka DS di Jalan Tanjungbalai dengan barang bukti 20 kilogram,” terang Kapolda Sumut.

Kemudian, Panca menyebutkan, pada 15 Juni 2021 petugas mengamankan dua tersangka MF dan MUS karena menyimpan barang bukti sabu-sabu seberat 69 kilogram.

“Dari empat kasus narkoba jaringan Aceh yang saya papakan, turut disita barang bukti dua pucuk senjata laras panjang bersama beberapa butir amunisi,” akunya.

Panca menegaskan, Polda Sumut akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat maupun anggota yang terlibat peredaran narkotika sesuai aturan yang berlaku.

“Imbas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) dan atau Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkas Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1990 ini. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: