Sapi Kurban Masih Sepi Pembeli di Tengah Pandemi

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Penjualan sapi kurban menjelang hari raya Idul Adha 1442 H /2020 M diprediksi masih akan sepi pembeli.Hal tersebut dikarenakan tidak stabilnya kondisi ekonomi masyarakat akibat pandemi covid 19.

Sejumlah pedagang sapi yang setiap tahun menyediakan hewan untuk kurban di kabupaten Asahan mengakui hal itu. Menurut mereka penjualan tahun ini bisa turun hingga 20%.

Seperti diketahui beberapa daerah di kecamatan Asahan misalnya menjadi sentra penjualan sapi dan banyak diminati masyarakat dari luar daerah kabupaten.

Seperti yang disampaikan oleh Safrudin seorang pedagang sapi di Kecamatan Sei Dadap misalnya hingga kini sapi kurban masih sepi pesanan.

“Kalau tahun ini sudah kita prediksi turunlah dari tahun-tahun sebelumnya mungkin masih ada faktor cover ini ekonomi masyarakat belum stabil jadi penjualan sapi pun juga begitu,” ujarnya saat berbincang bersama wartawan Selasa (15/6/2021).

Dikatakannya lagi, dalam menjalankan usaha penyedia sapi, yang paling diutamakan adalah perawatan terhadap sapi-sapi piaraannya secara rutin. Baik dari pemberian pakanannya, pemberian vaksin ditambah vitaman dan obat-obatan lainnya, agar sapi tetap sehat dan segar, hingga fisiknya terlihat padat berisi.
Baca juga:
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Diduga Pelaku Pencuri Ternak Lembu

Disentra usaha ternak sapi milik Safrudin, terlihat ada 2 jenis sapi yang dirawatnya, yakni sapi benggala dan sapi madras. Sapi madras inilah yang banyak dipesan oleh masyarakat dari kalangan pengurus masjid untuk keperluan hewan kurban.

Biasanya, kalangan pembeli yang datang yakni dari Kota Tanjungbalai dan seputar wilayah Asahan, dengan harga jual seekor sapi berpariasi mulai dari Rp 12 juta. (Edt01)

Baca juga:
Kecanduan Judi Online, AA Cari Wanita di MiChat, Dirampok Lalu Dibunuh

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: