Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran 60 Kg Sabu dan 2 Ribu Pil Ekstasi oleh Warga Tanjungbalai

MITRAKITANEWS.COM | Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mengungkap kasus peredaran narkoba dengan barang bukti sebanyak 60 Kg sabu dan 2 ribu pil ekstasi dengan tersangka berinisial NA, warga Kota Tanjungbalai, pada kasus melalui konferensi pers, Jumat (18/6/2021).

“Narkoba tersebut dibawa dari Tanjungbalai, dengan tujuan Riau,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak didampingi Pangdam I/BB Mayjen Hassanudin dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan.

Penangkapan terhadap tersangka sebelumnya dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Torgamba dipimpin Kanit Ipda Jhonson, di Jalinsum Torgamba, Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tepatnya di depan Pos Polisi Baruhur, perbatasan Provinsi Sumut dengan Riau, Senin (14/6) lalu.

Baca juga:
8 Polisi di Tanjungbalai Jadi Tersangka 57 Kilogram Sabu-sabu tak Bertuan

Polisi yang mendapat informasi keberadaan tersangka di loksai mencegat sebuah mobil mini bus Suzuki AVP BK 1912 VS yang dikemudikan NA.

Mobil digeledah, hasilnya Polisi menemukan barang bukti 1 tas ransel warna hijau berisikan 11 bungkus kotak diduga narkotika jenis sabu dilakban kuning, 1 tas koper warna hitam berisikan 25 bungkus diduga narkotika sabu dilakban kuning, 1 tas koper warna coklat berisikan 24 bungkus diduga narkotika jenis sabu dilakban kuning, dengan total 60 bungkus seberat 60 Kg.

“Tim juga menemukan 2 kotak berisi kapsul diduga pil ekstasi sebanyak 2.000 butir yang dikemas dalam kapsul salut,” sebut Kapolda.

Penggagalan peredaran narkoba itu kemudian dilaporkan ke atasan dan selanjutnya Kapolres memerintahkan Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kapolsek Torgamba AKP Firdaus Kemit untuk langsung melakukan peninjauan ke lokasi.

“Dari situ, Kasat Narkoba melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Kasat kemudian melakukan pengembangan ke sumber awal keberangkatan tersangka, yaitu Kota Tanjungbalai dan melakukan pengembangan ke Dumai tujuan sasaran penyerahan narkoba,” jelas Kapolda.

Polres Labuhanbatu kemudian melakukan pengembangan di Tanjungbalai, pada Senin (14/6) dan  berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Tanjungbalai AKP Zulfikar. Disana, Polisi menggeledah rumah I alias B alias T dan mengamankan sejumlah barang bukti lain.

Selanjutnya, Selasa (15/6) sekira pukul 01.00 WIB, tim kembali melakukan pengembangan di Kelurahan Tanjungbalai Kota, menggeledah sebuah rumah yang disewa seorang laki-laki berinisial BL yang merupakan TKP awal tersangka NA mengambil narkoba yang menjadi barang bukti saat tertangkap, namun tidak menemukan barang bukti apapun.

Pada kasus ini, Polisi kemudian memblokir nomor rekening NA dan mengamankan uang ratusan juta rupiah diduga sebagai hasil penjualan narkoba.

“Total uang tunai yang disita sebesar Rp 313.200.000. Dari N juga disita 1 unit sepeda motor,” sebutnya.

Dari pengembangan terhadap N selaku istri I alias B alias T (DPO), diduga telah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Tersangka NA mengakui sudah 3 kali terlibat dalam peredaran gelap narkoba jenis sabu, yaitu sebelum Lebaran tahun 2021 berhasil meloloskan sabu 10 Kg ke Medan dan setelah Lebaran 2021 mengordinir pengantaran sabu 2 kali sebanyak 50 Kg dan 58 Kg tujuan Dumai. Semuanya atas perintah dari pelaku I alias B alias T (DPO),” ungkap Kapolda Sumut.

Atas perbuatannya, tersangka melanggar pasal 114 ayat (2), subsider pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

“Sumatera Utara adalah wilayah narkoba terbesar. Mari kita jaga daerah kita ini dan selamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba. Saya tegaskan, kepada siapa pun yang ikut menjual dan bandar narkoba, akan kami tindak tegas. Kami komitmen perang terhadap narkoba,” tegas Kapolda menyebut pihaknya sedang menyasar pelabuhan kecil di Sumatera Utara.   (DodiGultom)

Baca juga:
Pembunuh Orang Tua di Air Joman Asahan Sudah Siapkan Biaya Pemakaman Ayahnya

Berita Terkait
error: Content is protected !!