Pesta Demokrasi 2019, Mahfud MD: Tidak Ingin, Gatot Nurmantyo: Tunggu 1 April

MITRAKITANEWS.COM – Pesta Demokrasi terbesar akan dilaksanakan pada April 2019, namun manuver-manuver politik sudah terjadi dari beberapa bulan yang lalu.

Bursa Capres telah berhembus di kalangan masyarakat, terutama sudah adanya Parpol yang mendeklarasikan Capres dukungannya.

Isu yang masih hangat sampai saat ini di kalangan masyarakat adalah bursa Cawapres. Masyarakat belum bisa memetakan ataupun menebak-nebak siapa yang akan menjadi pendamping RI-1 nantinya.

Baru-baru ini, dua tokoh nasional angkat bicara mengenai isu Capres dan Cawapres yang terhembus di masyarakat luas. Dua tokoh nasional ini  adalah Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Prof. Mahfud MD yang digadang-gadangkan akan menjadi Capres ataupun Cawapres nantinya.

Jend. TNI Gatot  Nurmantyo mengatakan untuk menunggu dua minggu lagi karena saat ini dia masih berstatus sebagai prajurit TNI aktif dan tidak boleh berpolitik praktis.

Pada acara Mata Najwa yang disiarkan oleh Trans7, Rabu (14/03/2018), Gatot mengatakan melihat situasi nantinya dan apabila rakyat menghendaki maka akan lain ceritanya, menjawab pertanyaan pemandu acara.

BACA JUGA
1 dari 3

Seperti diketahui, mantan Panglima TNI ini bakal pensiun 2 minggu lagi atau 31 Maret 2018. Kemungkinan setelah pensiun nanti mendeklarasikan dirinya menjadi Capres.

“Kita lihat saja 1 April bagaimana nanti,” kata Gatot.

Sedangkan Mahfud MD mengatakan kepada wartawan tidak ingin menjadi Cawapres namun bukan tidak mau. Mahfud juga mengatakan tidak pernah melakukan dialog formal perihal pencalonan sebagai Cawapres kepada siapapun.

Sebelumnya Mahfud MD diberitakan sebagai Calon Wakil Presiden yang potensial untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilihan 2019 nanti. (AdyP)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: