Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Penikaman Nazir Masjid di Rantauparapat

MITRAKITANEWS.COM | Labuhanbatu – Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, menyatakan pihaknya saat ini masih mendalami motif pelaku penikaman terhadap korban Marzuki Harahap (54) yang saat ini masih dirawat di RSUD Rantauprapat.

“Motifnya masih didalami,” kata Deni Kurniawan didampingi Kasat Reskrim AKP Parikhesit saat menjenguk kondisi korban, Jumat (20/8/2021).

Pelaku bernama Arief Ritonga, (31) saat ini sudah diamankan.

Diduga kuat, Arief tersinggung karena anak korban bernama Putra Harahap sempat menanyakan keberadaannya yang sudah tidak terlihat sejak empat bulan terakhir beribadah di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan.

Sementara itu, saksi mata yang melihat kejadian Mora Tahan Hasibuan menjelaskan kejadian begitu cepat, warga tidak menyangka pelaku sudah menunggu di luar TPU dengan membawa senjata tajam sejenis sangkur untuk menyerang korban yang sehari-hari mengurus Masjid.

“Ditusuk ke bagian dada kanan, kemudian di belakang punggung sebanyak 2 kali,” ujarnya sembari menerangkan korban saat itu hendak pulang

Kemudian, warga yang melihat berteriak mengejar dan menghajar hingga babak belur. Selanjutnya, warga menyerahkannya ke Polres Labuhanbatu.

Saat ini, korban langsung dilarikan ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Seorang warga yang tinggal di depan Masjid Al Hidayah, Has menyebutkan, pelaku memang diketahui memiliki kepribadian yang kurang baik dia juga pernah membakar rumah hingga terlibat cek-cok dengan kerabatnya.

Beberapa hari sebelum penikaman terjadi, Hasan mengetahui pelaku sempat berkomunikasi dengan anak korban, Putra Harahap.

Dalam percakapan itu, kata Has, Putra menanyakan mengapa tidak pernah terlihat di Masjid Al Hidayah dalam 4 bulan terakhir. Diduga, pertanyaan itu membuat tersinggung dan mengincar salah satu keluarga korban. Setelahnya, pelaku sempat terlihat mengintai keberadaan dan rumah korban. (Dodi Gultom)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: