PMII Sumut: Polri Bisa Libatkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Narkoba

MITRAKITANEWS.COM | Medan – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut mengusulkan Polri agar melibatkan elemen mahasiswa dalam menghadapi tantangan bahaya narkoba yang mungkin bisa berjejaring hingga masuk kedalam dunia kampus.

Hal itu, disampaikan oleh Revanda Lesmana selaku Wakil Ketua Eksternal PMII Sumut yang juga merupakan mahasiswa Pascasarjana UINSU Medan saat berbincang bersama wartawan, Selasa (15/6/2021).

Ia menyebutkan bahwa kampus juga memiliki peran sebagai sosial kontrol pada elemen masyarakat, gerakan sadar bahaya narkoba juga bisa dilakukan melalui kampus dengan membentuk kaderisasi tanggap bahaya narkoba yang didukung oleh kampus.

“Beri kami keluasaan untuk mudah menginformasikan paparan narkoba dikalangan pemuda sehingga kemudian bisa dilakukan menindakan, demi melakukan daya cegah dan daya tangkal,” ujar mantan Ketua PMII Asahan ini.

Revanda juga menyerukan kepada kader PMII Sumut untuk perang melawan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba dari mulai hulu sampai hilir melalui gerakan kampus.

“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Keterlibatan mahasiswa dalam perang terhadap mahasiswa sangat dibutuhkan untuk menangkal bahaya narkoba yang masuk di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.
Baca juga:
Periode Kepengurusan Berakhir, Kader PMII Asahan Desak Pelaksanaan Konfercab

Sebelumnya, diketahui bahwa Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba. Instruksi ini disampaikan usai mengungkap jaringan narkoba internasional yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat dengan barang bukti 1,129 ton sabu.

“Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran kepolisian dengan menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stekholder terkait. (Nanda)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: