Perampokan Toko Emas di Medan, Polisi Sebut Seorang Alami Luka Tembak

MITRKITANEWS.COM | Medan – Polisi menyebutkan, ada satu orang korban penembakan dalam peristiwa perampokan toko mas Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Mantan Wakapolrestabes Medan itu mengungkapkan, korban penembakan pelaku perampokan toko mas di Pasar Simpang Limun tersebut saat ini masih dirawat. Para pelaku berjumlah lebih dari dua orang.

“Saat ini masih kita lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk satu korban yang masih dirawat di rumah sakit,” katanya usai olah TKP, Kamis (26/8/2021).

Lebih lanjut Tatan menjelaskan, korban penembakan itu mendapat luka di leher.

“Korban masih mendapat perawatan di rumah sakit. Korban mendapat luka di leher,” jelas mantan Kapolres Asahan ini.

Selain itu, Tatan sendiri menyebutkan, belum mengetahui persis identitas korban penembakan itu. Namun katanya berdasar informasi penyidik di lapangan, korban penembakan merupakan orang yang ada di dalam toko mas itu.

“Masih satu yang saya tau,” sebutnya Alumnus Akademi Kepolsian (Akpol) Tahun 1996 ini.

Tatan juga belum mengetahui jumlah kerugian yang dialami pemilik toko emas.

“Kerugian kita masih menunggu. Ada dua toko emas yang dirampok,” ungkapnya.

Polisi juga menemukan 3 selongsong peluru di lokasi.

“Untuk jenisnya masih menunggu labfor,” pungkasnya.

Sebelumnya, perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun Medan terjadi di siang bolong.

Dikabarkan, 5 kilogram emas rabu dibawa para pelaku yang berjumlah empat orang.

Namun kabar lain yang beredar, jumlah emas yang dibawa kabur oleh para pelaku sebanyak 4 kilogram.

Kendati demikian, hingga saat ini, polisi masih melakukan olah TKP di lokasi.

Tampak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko memantau langsung oleh TKP tersebut. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: