PT TPL Serahkan 5 Kios Pintar ke Pemkab Toba

MitrakitaNEWS | Toba – PT Toba Pulb Lestari Tbk, (TPL) memberikan bantuan 5 unit Kios Pintar (KIPIN) kepada Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Toba, di Balige, Kamis (21/10/2021) dalam rangka menunjang pemanfaatan teknologi digital sebagi sarana belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Toba, melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Richardo Hutajulu, mengucapkan terima kasih kepada PT TPL atas bantuan KIPIN yang di terima untuk menunjang kemajuan pendidikan di kabupaten Toba.

“Terima kasih kepada pihak PT. TPL yang ikut berpartisipasi dan bekerjasama dengan Pemkab Toba dalam memajukan kualitas pendidikanan di era digital saat ini ” Ungkap Rikardo.

“Kedepan ini kita tidak memerlukan buku lagi. Karena buku pelajaran sudah ada dalam aplikasi KIPIN. Disana (KIPIN) mereka sudah bisa membaca buku pelajaran apa saja. Anak-anak sudah bisa belajar mandiri melalui Android. Kita mengharapkan dengan KIPIN ini anak-anak lebih kreatif dan tidak hanya itu, KIPIN juga ada menu untuk guru dalam mengajar tergantung menu yang dipilih,” sebut Sekdis.

Lanjut Richardo, KIPIN tersebut masih dalam tahap uji coba. Dilihat dulu manfaatnya dan kekurangannya apa. Jika lebih besar manfaatnya, pastinya akan ditambah lebih banyak lagi.

“Apakah dari Anggaran APBD, atau kita usulkan lagi kepada pihak TPL. Kita akan kerjasama nantinya untuk pengadaan KIPIN kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Toba,” terang Richardo Hutajulu.

Dari 5 unit alat KIPIN tersebut, tambah Richardo, berikut sekolah yang akan menggunakannya, SMP Negeri 4 Satu Atap, SMP Negeri 1 Siantar Narumonda, SMP Negeri 1 Laguboti, SMP Negeri 1 Balige, SMP Negeri 1 Lumbanjulu.

Manager Community Development PT TPL, Ramida Siringoringo, mengatakan ada sebanyak 5 unit KIPIN untuk 5 sekolah diberikan kepada Pemkab Toba. Hal ini dilakukan untuk mengakses siswa yang di sekolah tersebut sehingga pola baca siswa semakin berkembang dan tidak hanya membaca dari buku tetapi mengakses dengan data online.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Toba. Kedepannya akan bagaimana karena akan dilihat dulu perkembangannya. Kita akan monitoring ke lapangan bagaimana guru-guru menyampaikannya kesiswa, bagaimana guru-guru mengakses soal-soal yang baru nantinya. Kita lihat dulu perkembangannya,” ucap Ramida Siringoringo.

Kegiatan pemberian KIPIN tersebut, juga dilakukan bimbingan untuk bagaimana cara menggunakan fitur tersebut bersama dengan para operator sekolah dan para kepala sekolah dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. (Tanda)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: