Pasutri Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Riau

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Satuan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jahtanras) Sat Reskrim Polres Asahan membekuk pelaku pembunuhan bernama Mahyarudin Siregar (35) warga di Dusun XI Desa Aek Polan Desa Buntu Pane Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, di areal sungai kebun sawit, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Jumat (7/12/2018) kemarin. Hal itu Disampaikan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H di dampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja saat menggelar press realise di Polres Asahan, Sabtu (8/12/2018).

Kapolres mengatakan, bahwa tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya, setelah melarikan diri selama 4 hari sesudah melakukan pembunuhan. Penangkapan terhadap tersangka karena adanya informasi yang didapat dari masyarakat, bahwa tersangka melarikan diri ke Riau tepatnya di Rokan Hulu.

Mendapat informasi tersebut, petugas Unit Jahtanras Satreskrim Polres Asahan bergerak ke Kabupaten Rokan Hulu Riau, untuk melakukan pengejaran. Petugas mengamankan istri korban yang berada di rumah saudara tersangka di Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten Rokan Hulu Riau. Namun tersangka tidak berada di lokasi. Petugas kemudian mengejar tersangka ke areal perkebunan sawit dan menangkapnya saat bersembunyi di sungai.

Lebih lanjut Kapolres Asahan mengatakan, motif kasus pembunuhan ini berawal dari permasalahan rumah tangga korban atau akibat cinta segitiga, dimana istri korban selingkuh dengan tersangka .

BACA JUGA
1 dari 2

“Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan kepada anggota sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur di kakinya,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, dalam penangkapan itu, turut diamankan barang bukti berupa satu bilah pisau yang digunakan oleh tersangka, dua unit handphone dan satu unit sepeda motor merk soul warna hitam putih milik korban.

“Dimana istri korban juga ditetapkan sebagai tersangka karena turut membantu tersangka dan melarikan barang milik korban. Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 339 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” pungkas Kapolres. (cup)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: