Modus Jualan Jam Tangan Dua Warga Sumsel Pelaku Pencurian Ditangkap di Batu Bara

MITRAKITANEWS.COM | Batu Bara – Polres Batu Bara berhasil mengamankan dua pelaku pencuri laptop dan ponsel bermodus penjualan jam tangan.

Keduanya merupakan warga Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel). Merek sudah terbiasa melakukan pencurian dengan modus menjualan jam dan memasuki kantor pemerintahan. Terkahir kali beraksi di kantor kementerian Agama Kabupaten Batu Bara dan berhasil ditangkap.

Tersangka berinisial Imron alias Ion (41) warga Desa Cilekah, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Santriadi (40) warga Kampung Delapan, Desa Sungai Pinang Dua, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang, Sumsel.

Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim, AKP Feri saat memaparkan pengungkapan kasus tersebut kepada wartawan, Rabu (30/6/2021) menjelaskan, dua pelaku ini mengendarai sepeda motor matic BG 4382 TU dari Palembang.

“Tersangka melakukan aksinya pada hari Kamis (24/6) disaat pegawai lagi salat zhuhur dikantor Kemenag. Korban kemudian melaporkan kejadian itu dan kehilangan ponsel serta laptop,” kata Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis.

Mendapat laporan Polisi langsung menyelidiki kejadian ini dan menangkap tersangka di kota Pematangsiantar pada (26/6).

“Tersangka sering keluar masuk kantor sambil memantau situasi sepi, saat waktu istirahat sholat dan makan mereka masuk”, papar Kapolres.

Tiga unit laptop telah dijual pelaku dikirim melalui travel ke Bandung dengan harga satu unit minimal 2 juta, urai Kapolres.

“Saat diringkus tersangka mencoba mau melarikan diri, dan akhirnya terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur pada bahagian kaki tersangka,” tegas Kapolres.

Tersangka Imron mengaku sudah berulang kali berhasil menggondol laptop dan hp.

Kakan Kemenag Batu Bara, Ahmad Sofyan, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Batu Bara, karena telah berhasil meringkus pelaku dan barang yang hilang telah kembali.

“Kemenag Batu Bara memang tidak memiliki cctv, kedepan ini menjadi pelajaran bagi kami, dan segera memasang cctv,” ucap Sofyan. (Per/Edt01)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: