Kritik Warga Hadirkan TV dan Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak

MITRAKITANEWS.COM – Deli Serdang. Warga menanam pohon pisang hingga menaruh TV di tengah jalan rusak di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Hal itu dilakukan warga sebagai bentuk protes karena jalan mereka tak kunjung diperbaiki.

Jalanan rusak yang ditanami pohon pisang itu berada di Jalan Sei Mencirim, Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Aksi warga tersebut kemudian viral di media sosial.

Jalanan itu tampak berlubang dan tergenang air. Warga yang kesal, lalu menanam pohon pisang dan menaruh TV di tengah jalan, tepatnya di lubang besar yang digenangi air.

Ada sejumlah poster berisi protes yang dipasang warga di tengah jalan. Antara lain ‘2021 ganti jalan’.

Warga juga sempat melakukan aksi mancing ikan lele di kubangan jalan itu. Salah satu warga, Dessy Rahelia, mengatakan jalanan itu sudah rusak selama bertahun-tahun.

“Ini kondisinya sudah bertahun. Awalnya lubang ini hanya lubang-lubang kecil biasa. Okelah kita tidak mengharapkan pemerintah untuk memperbaiki. Tetapi selama bertahun-tahun kita biarkan, bisa dilihat. Ini lubangnya besar sampai dari simpang sana ke sini. Bahkan di sana pun juga ada lubang,” sebut Dessy kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Warga kemudian melakukan aksi tanam pohon pisang di tenngah jalan. Hal itu dilakukan karena mereka merasa kondisi jalan yang rusak sudah meresahkan.

“Cuma kami bergerak. Inisiatif melakukan seperti ini supaya pemerintah lebih tegas, lebih bertindak secepatnya karena warga sangat resah akan jalan seperti ini. Karena apa? Karena banyak yang kecelakaan juga dan merugikan masyarakat,” sebut Dessy.

Dessy berharap pemerintah segera memperbaiki jalanan rusak tersebut. Dia meminta pemerintah bergerak cepat merespons keluhan masyarakat.

“Nah, saya harap dengan inisiatif seperti ini pihak pemerintah secepatnya menanggulanginya,” ujar Dessy.

Camat Sunggal, Eko Sapriadi, mengatakan pihaknya sudah datang ke lokasi. Pihaknya sudah mengangkat pohon pisang itu agar kendaraan kembali bisa melintas.

“Sudah, ini baru kami selesaikan. Pohon pisang sudah kita angkat semua, jalan sudah bisa dilalui,” ujar Eko. (Edt1)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: