Komite Peralihan Aceh Minta Pengawas Perketat Eksplorasi Migas

MITRAKITANEWS.COM | Banda Aceh. Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) meminta Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) untuk lebih ketat melakukan pengawasan terhadap ekslprasi migas di PT Medco E&P Malaka agar peristiwa keracunan akibat kebocoran gas di Desa Panton Rayeuk, Aceh Timur tidak kembali terjadi.

“Sejauh ini kita tetap mengikuti perkembangan atas peristiwa yang terjadi di Aceh Timur terhadap keracunan warga di Kecamatan Banda Alam. Sebab masalah tersebut sangat serius, menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan. Kami meminta BPMA perketat pengawasan,” kata ketua KPA H Muzakir Manaf, Rabu (7/7/2021) di Banda Aceh.

Terkait aktifitas perusahaan kata Muzakir kembali, jangan sampai membuat masyarakat tidak nyaman dan ketakutan hidup di lingkar tambang. Karenanya KPA menyatakan tegas terhadap lembaga pengawas untuk bekerja sesuai tugas fungsinya memberikan pengawasan dan perlindungan terhadap masyarakat.

“Kita minta Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) sebagai lembaga pengawas harus memperketat pengawasan terhadap operasional perusahaan yang melakukan ekplorasi migas karena rentan resiko termasuk PT Medco E&P Malaka,” tandasnya.

Ia menyatakan jangan sampai peristiwa warga keracunan gas kembali terulang apalagi sampai jatuh korban jiwa.

BACA JUGA
1 dari 2

“PT Medco harus mengedepankan SOP(Standar Operasional Prosedure) dan profesionalitas,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua umum Partai Aceh.

Dikatakannya, selain menjaga keselamatan lingkungan, PT Medco harus bisa mensejahterakan masyarakat, apalagi kondisi ekonomi rakyat di masa pandemi in imenjadi sulit.

“Maka dari itu PT Medco harus bisa membantu ekonomi rakyat di sekitar operasi. BPMA harus bisa menjadi jembatan antara masyarakat dengan perusahaan dalam menyelesaikan setiap masalah yang timbul dari kegiatan operasi migas, hal itu sesuai dengan fungsi dan tugas BPMA sebagaimana amanat MoU Helsinki dan UUPA,” tandasnya. (Said Maulana)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: