Donasi Rp 106 Juta Ditutup untuk Driver Ojek Korban Begal

MITRAKITANEWS.COM – Sumbangan untuk driver ojek online atas nama Yadi ditutup lantaran sumbangan yang didapat sudah mencapai Rp106 juta dari orang baik yang membantunya.

Awalnya, sumbangan yang diinisiasi akun @visitsurakarta ini rencananya akan dibuka hingga Sabtu (12/6/2021). Namun, pihaknya memutuskan menutup donasi sejak kemarin malam.

“Donasi sudah ditutup jam 12 malem kemaren, tapi masih nambah-nambah,” tulis akun @visitsurakarta, dilihat mknews.co.id, Rabu (9/6/2021).

Dalam unggahannya, akun ini melaporkan donasi yang sudah diberikan untuk driver ojol melalui rekening atas nama Hanief Kusuma Aditya.

Dari saldo yang masuk, Rp10 juta dibelikan sembako untuk keluarga dan harga tersebut sudah termasuk biaya kirim serta sewa pick up yang digunakan sampai ke rumah Yadi di Delanggu, Klaten.

Selain untuk sembako, donasi tersebut juga telah dibelikan handphone lengkap dengan power bank senilai Rp2,8 juta. Sementara sisa donasi akan diberikan langsung kepada pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan dari keluarga yang diunggah admin @visitsurakarta, donasi yang diterima akan digunakan untuk biaya pengobatan sang istri yang mengidap batu empedu. Selain itu, akan digunakan untuk membuat warung, renovasi rumah, dan ditabung.

Diketahui sebelumnya, driver ojol asal Delanggu Yadi Raharjo (56) menjadi korban aksi begal saat menerima orderan secara offline di Pintu Timur Terminal Tirtonadi, Solo ke area persawahan Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (8/6/2021) dini hari.

Penumpang yang kemudian menjadi pelaku begal telah membuat Yadi Raharjo kehilangan sepeda motor, handphone, dan uang senilai Rp900.000.

Tidak hanya kehilangan barang, Yadi pun mengalami luka di bagian pelipis.(Ed1)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: