Dinsos Sumut Monitoring Program PKH di Labura

MITRAKITANEWS.COM | Labura – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan monitoring evaluasi (Monev) SDM Program Keluarga Harapan (PKH) wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Kegiatan Monev tersebut berlangsung di Cafe Resto Mata Air Desa, di Desa Ledong Timur, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, berbatasan dengan Kabupaten Labura, Senin (14/6/2021) sore.

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Labura, M. Syahripin mengharapkan Monev tersebut bisa menjadi sarana perbaikan dan menjadi solusi terhadap proses PKH di Kabupaten Labuhanbatu yang telah berjalan.

Sementara itu, Kasi Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Fachrizal Nasution mengatakan dalam proses PKH SDM harus tetap bersabar dan saling mengingatkan dalam menyikapi persoalan PKH yang terjadi.

“Kita saling mengingatkan, kami dari Dinas Sosial Provinsi terima sharing dari SDM PKH Labura, mana tahu ada masalah yang terjadi terkait proses PKH” ujar Fachrizal.

Ia juga mengingatkan kepada SDM PKH harus tetap menjalankan kode etik PKH, menjunjung tinggi nilai kejujuran sebagai SDM PKH yang baik.

Dikatakannya, saat ini PKH menjadi sorotan oleh Menteri Sosial, di beberapa daerah masih kedapatan SDM yang melanggar kode etik, seperti penahanan KKS, pemotongan dana bantuan dan lainnya.

“Saya yakin dan percaya kalau di Labuhanbatu Utara ini tidak terjadi, dan harapannya tidak terjadi,” ucap Fachrizal lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Korwil PKH Sumut, M. Ilham Nasution mengatakan hasil rapat bersama dengan bank Himbara pada waktu lalu, terutama tentang dana bansos yang tidak masuk.
Baca juga:
10 KPM PKH Labura Mundur Secara Sukarela

“Pendamping PKH harus selalu melakukan rekonsiliasi baik dengan pihak bank, untuk mengetahui bagaimana proses penyelesaian bansos PKH yang belum masuk” ujar Ilham.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh SDM PKH Labura berkisar 57, baik pendamping PKH maupun Operator PKH. (Ivan Haris)

Baca juga:
Surya, Pemuda Pengidap Sindrom Langka Viral di TikTok Tumbuh dengan Mental Baja

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: