Depresi, Warga Pegajahan Sergai Gantung Diri

MITRAKITANEWS.COM | Sergai – Prayogi (33) seorang pria tuna rungu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam rumahnya, di Dusun VII Desa Petuaran Hilir, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai, Sabtu (19/6/2021) pagi.

Informasi dihimpun korban sehari harinya bekerja sebagai buruh harian lepas di perkebunan ini sejak bercerai dengan isterinya menjadi linglung. Kondisi korban diperparah pasca meninggal ibu kandungnya. Ia diduga menjadi depresi.

Polsek Perbaungan yang melakukan pengecekan di rumah pria malang itu membenarkan kejadian tersebut. Tubuhnya tergantung dalam kondisi leher terjerat di dalam rumah orang tuanya.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH M.Hum didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak menjelaskan bahwa dugaan sementara korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Baca Juga :
Warga Tanjung Morawa Berulangkali Curi Sepeda Motor Ditangkap

Dijelaskan kapolres, setelah dilakukan penyelelidikan terhadap tempat kejadian perkara dan seputaran TKP tidak di temukan ada hal hal yang berkaitan dengan tindak pidana, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban terdapat bekas ikatan tali di leher.

”Atas permohonan keluarga tersebut penyidik berkeyakinan dan mengabulkan permohonan keluarga untuk tidak dilakukan autopsi jenazah namun tetap melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut,” pungkas Kapolres. (Ardianto)

Baca Juga :
Yayasan Pecat Kepsek SMA Swasta di Kisaran yang Adukan Guru Tak Pernah Terima THR

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: