Buron Bandar Narkoba Sergai Tertangkap

MITRAKITANEWS.COM | Sergai – Polisi menangkap APL (36) alis Alex, seorang buronan narkoba warga jalan Nangka Lingkungan Juani Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

 

Ia diringkus Tim Satres Narkoba Polres Sergai di sebuah rumah makan Simpang III Perbaungan. Senin (14/6/2021) sekira pukul 15.30 WIB.

 

Dari pelaku, Polisi menyita barang bukti 1 helai plastik klip transparan ukuran sedang yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat Brutto 7,14 Gram, 1 buah handphone Nokia warna putih, 1 buah dompet warna hitam.

 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Narkoba Polres Sergai AKP H Manullang kepada wartawan, Selasa(15/6/2021) membenarkan penangkapan tersebut.

 

Penangkapan tersangka APL alias Alex adalah tindaklanjut informasi dari masyarakat tentang adanya
dugaan seorang pria yang sering membawa dan memperjualkan narkotika jenis sabu di rumah makan Simpang 3 Perbaungan.

 

Selanjutnya Timsus narkoba Polres Sergai melakukan penyelidikan dilokasi tempat kejadian perkara dan melihat seorang pria dengan gelagat mencurigakan sedang duduk, tanpa basa basi petugas langsung melakukan penangkapan.

 

” Tersangka APL alias Alex yang merupakan Target Operasi (TO) ditangkap di sebuah rumah makan Simpang 3 Perbaungan. Dari pelaku, Petugas menyita barang bukti 1 helai plastik klip transparan ukuran sedang yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat Brutto 7,14 Gram, 1 buah handphone Nokia warna putih, 1 buah dompet warna hitam,” papar Kapolres.

 

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa barang tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari pelaku A dan H yang berdomisili yang sama.

 

Namun setelah dilakukan pengembangan pelaku A dan H tidak berada tempat yang diduga terlebih mengetahui kedatangan petugas. Atas perbuatanya, tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Serdang Bedagai.

 

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Satnarkoba, Pelaku kita kenakan Pasal 114 Subs Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Ancaman hukuman maksimal 20 Tahun penjara,” terang Kapolres. (Ardianto)
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: