Beredar Video Satpam di Pasar Simpang Limun Medan Tendang Pengemis Difabel

MITRAKITANEWS.COM Medan. Sebuah video berdurasi 22 detik beredar memperlihatkan seorang petugas pengamanan (Satpam) di pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, menendang seorang pengemis berkebutuhan khusus (difabel).

Dilihat wartawan, pada video yang beredar di Whatsapp tersebut terjadi pada Sabtu (26/6/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang oknum satpam berbaju hitam menendang pengemis berbaju biru tua, mengenakan topi bundar.

Sang pengemis berkebutuhan khusus itu juga sempat menghindari tendangan oknum satpam yang beberapa kali dilayangkan ke arah badannya, hingga akhirnya beberapa orang menenangkan satpam tersebut.

“Pigi pigi kau!” kata oknum Satpam yang diketahui berinisial MT sebagai petgas keamanan di PT Inatex dalam video tersebut.

“Udahlah itu, kasihan kali lah. Udah lae lae,” teriak seorang pria dalam video itu.

Beruntung saat itu, seorang juru parkir bernama Sariaman yang menyaksikan peristiwa penganiayaan itu langsung menghentikan aksi sang Satpam itu.

“Enggak tahu persis kenapa (penganiayaan),” kata Sariman saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

BACA JUGA
1 dari 4

Sariaman mengaku spontan melerai saat pelaku menendang korban. Menurutnya dia iba dengan kondisi korban yang mengalami kekurangan.

Seorang warga lainnya bermarga Manalu yang juga pekerja di Pasar Simpang Limun mengatakan korban yang setiap akhir pekan memang sering datang ke tempat itu. Ia dikenal ramah dan santun.

“Dia santun dan ramah. Kasihan kita lihatnya. Dia biasa memang tiap Sabtu datang. Biasanya bawa anaknya,” ungkapnya.

Pascakejadian, menurut keterangan masyarakat di sekitar pasar Simpang Limun, pengemis difabel tersebut telah dijemput oleh istrinya.

Tidak ada yang tahu pasti di mana korban tinggal, namun banyak yang mengatakan pria berkebutuhan khusus itu berasal dari Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang.

Sementara itu, informasi diperoleh oknum Satpam pelaku penganiayaan itu sudah diamankan oleh petugas kepolisian Polsek Medan Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: