Beredar Kabar di Facebook Pelaku Perampokan Toko Emas Simpang Limun Ditangkap

MITRAKITANEWS.COM | Medan -Kabar kawanan perampok Toko Mas Pasar Simpang Limun ditangkap viral di media sosial (Medsos) Facebook, Minggu, (29/8/2021).

Kabar ditangkapanya salah seorang kawanan perampok itu diposting oleh akun bernama Deky Hardianto.

Dalam unggahannya, akun yang mencantumkan dirinya sebagai anggota Polri pada profilnya itu memposting personel Polri seperti menangkap seorang pria bertato pada lengan kirinya mengenakan baju kaos.

Akun tersebut juga memposting photo dengan tulisan ‘Asalamualaikum, Perampok toko emas Kota Medan Simpang limun 1 orang Sudah Tertangkap 3 Orang lagi Masih DPO’.

Sontak, postingan yang baru diposting kurang lebih 3 jam itu dibanjiri komentar.

Sedikitnya ada 244 komentar dan 1.300 kali dibagikan.

Ada yang mencibir bahwa kabar penangkapan itu merupakan hoaks dan ada pula netizen yang mengapresiasi dan meminta pelaku untuk dihukum seberat-beratanya.

Kendati demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal kebenaran informasi ini.

BACA JUGA
1 dari 2

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Kombes Pol Hadi Wahyudi belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan lewat pesan Aplikasi WhatsApp.

Namun, upaya konfirmasi terus dilakukan untuk memastikan kebenaran kabar penangkapan kawanan perampok tersebut.

Sebelumnya, dua toko mas di Pasar Simpang Limun Medan dirampok oleh kawanan rampok bersenjata pada hari Kamis, (27/8/2021).

Dalam peristiwa itu, dikabarkan 7 kilogram emas raib dibawa kawanan rampok bersenjata itu.

Bahkan, salah seorang juru parkir, Pasar Simpang Limun, Julius Ardi Simanungkalit, warga Jalan M Nawi Harahap Gang Suka No. 14, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas terkena tembakan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhyangkara Polda Sumut hingga saat ini.

Sedangkan dua toko yang dirampok masing-masing Toko Mas Aulia Chan milik Kasmawati (53), warga Jalan Medan Area Selatan, kehilangan 2 kilogram emas.

Kemudian Toko Emas Permata Masrul milik Ade Irawan (34), warga Jalan Bromo, Gang Jermal 2, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai kehilangan 5 kilogram emas. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: