Sepanjang 2018, Sungai Silau Asahan Terus Memakan Korban Jiwa

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Sepanjang tahun 2018 Sei Silau Asahan sudah memakan 3 korban jiwa. Sebelumnya pada bulan Februari lalu, ayah dan anak warga Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kisaran Barat, diberitakan hanyut terseret sungai Silau Asahan (16/08/2018).

Kejadian bermula saat korban menikmati liburan imlek ditepi sungai Silau Asahan, saat itu sang ayah Mawardi (35) ikut terseret arus sungai Silau Asahan ketika ingin menolong anaknya yang terseret arus sungai. Warga menemukan jasad Mawardi dan anaknya Amril Eko Syahputra mengambang di pinggiran sungai Silau Asahan diperkirakan lima kilometer dari lokasi kejadian.

11 Maret 2018, sungai Silau Asahan kembali memakan korban jiwa

Diwa Sakti (9), Warga Jalan Maria Ulfa Lingkungan III Kelurahan Mutiara pada Sabtu sore (11/03/2018) sekira pukul 17.00 WIB dikabarkan terseret aliran sungai Silau Asahan.

BACA JUGA
1 dari 4

Sebelumnya korban Diwa Sakti bersama teman-temannya Revi, Ezi dan Dio bermain di lokasi tangkahan pulau Silawan yang diperkirakan lokasi tersebut memiliki kedalaman 5 meter. Korban dan teman-temannya mandi di sekitar tangkahan dan terseret arus sungai.

Revi, Ezi dan Dio berhasil diselamatkan warga sekitar yang sedang berada di dekat lokasi kejadian, namun nahas bagi korban (Diwa) karena tidak sempat diselamatkan warga. Hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan dan BASARNAS masih melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai Silau Asahan.

Melihat kejadian tersebut masyarakat yang berada di lokasi aliran sungai Silau Asahan dan sekitarnya agar waspada dan proaktif mengingatkan kepada anak-anak agar tidak menjadi korban berikutnya.(HS)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: