Waspada! Modus Penipuan Cek Palsu Miliaran Rupiah Ditebar di Jalan

MITRAKITANEWS.COM, Asahan – Masyarakat harus waspada dengan modus baru penipuan yang semakin marak terjadi. Pasalnya, warga Asahan heboh karena menemukan amplop cokelat yang berisi dokumen penting dan cek bank bernilai miliaran rupiah yang ditebar dan dibuat seolah-olah tercecer. Ini diduga modus baru penipuan.

Seperti yang dialami seorang bapak yang akan mengantarkan anaknya ke sekolah, pada Selasa (6/3/2018) pagi. Willer Anderson Pasaribu warga Jalan Batu Intan Kompleks Perumahan KPR BTN Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat menemukan berkas-berkas penting di halaman rumahnya.

“Isinya sebuah cek bank dengan nilai Rp 2,7 miliar dan ada dua lembar surat penting,” ujar Willer saat ditanya wartawan.

Menurut Willer, ketika menemukan amplop yang saat itu tergeletak ia terpukau setelah melihat isinya, karena terdapat cek senilai Rp 2,7 miliar. Selain itu, terdapat SIUP dikeluarkan Disperindag termasuk surat tanah. Tetapi setelah diamati dengan cermat, dia yakin dokumen-dokumen penting tersebut palsu yang sengaja disebar oleh orang yang tidak bertanggungjawab di sekitar rumahnya.

“Itu pasti palsu karena saya temukan tiga buah amplop sekaligus dengan isi yang sama. Dan sebelum ini ada juga tetangga dekat rumah saya yang pernah dapat persis seperti ini,” ungkapnya.

BACA JUGA
1 dari 372

Willer menuturkan, karena dia yakin itu adalah modus baru penipuan sehingga tidak tertarik untuk menghubungi sang pemilik melalui telepon ataupun pesan singkat (SMS) meskipun di dokumen tertera nomor telepon.

Sementara, Kapolsek Kisaran Kota, AKP Rianto mengaku sudah mengetahui dari masyarakat terkait amplop berisi dokumen yang diduga palsu tersebut. Kapolsek mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima pengaduan maupun laporan dari masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus tersebut.

AKP Rianto mengimbau agar masyarakat jangan mudah percaya apabila menemukan berkas penting dan cek palsu yang sengaja ditebar. “Kepada masyarakat agar berhati-hati bila menemukan yang seperti itu, karena bisa saja cek dan dokumen itu palsu,” tukasnya.(SM)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: