Diduga ‘Gelapkan’ Dana Desa, Mantan Kades Sei Dadap I/II Terancam Dijebloskan Ke Penjara

MitrakitaNEWS | Asahan – Mantan Kepala Desa (Kades) Sei Dadap I/II Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), berinisial Yan diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran (TA) 2018 dan 2019 sebesar Rp 300 juta lebih.

Perbuatan dugaan melanggar hukum yang dilakukan mantan Kades Sei Dadap I/II Kecamatan Sei Dadap itu, sebut pelapor yakni Bahrum Sitompul kepada wartawan, Kamis (12/11/2021) sedang diproses Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan. Sedang perhitungan kerugian negara, sebutnya lagi, telah dihitung tim audit Inspektorat dengan merilis Rp 300 juta lebih kerugian negara.

Dikatakan Bahrum, mantan Kades Sei Dadap I/II tersebut tinggal selangkah lagi akan dijebloskan ke penjara. Pasalnya, pihak Kejari Asahan tinggal melengkapi pemberkasan. Bahrum menyebut, laporannya itu sudah terbilang lama dan Yan kala itu masih menjabat Kades dan berhenti atau habis masa jabatannya tahun 2019.

BACA JUGA
1 dari 286

Sementara itu, Kepala Kejari Asahan melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Josron Malau saat diwawancarai memaparkan, Yan telah diproses dan ada lagi kekurangan berkas sedikit lagi untuk selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka. Diutarakannya, terkait kerugian negara, sebut Kasi Intel Kejari ini, telah diterima dari tim audit Inspektorat senilai Rp 300 juta lebih.

Sedang Inspektur pada Inspektorat Asahan melalui sekretarisnya, Ruslan, membenarkan adanya uang senilai Rp 300 juta yang tidak dapat dipertanggungjawabkan Yan yang menjadi objek kerugian keuangan negara. (Vanas)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: