Anggota TNI yang Alami Kebutaan Korban Erupsi Sinabung Dibantu Polsek Medan Timur

MITRAKITANEWS.COM | Medan – Anggota TNI korban erupsi Gunung Sinabung yang mengalami kebutaan dibantu oleh personel Polsek Medan Timur Jumat, (25/6/2021). Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Bhayangkara Tahun 2021.

Pemberian bantuan berupa Sembilan Kebutuhan Pokok (Sembako) itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin di kediaman anggota TNI Pratu Gilang Fajar di Komplek CPN Kelurahan Bengkel Kecamatan Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menyebutkan, pembagian sembako ini dalam menyambut HUT ke 75 Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2021.

“Kegiatan ini dalam menyambut HUT Bhayangkara,” sebutnya.

Selain itu, dijelaskan Arifin, pihaknya sengaja memberi bantuan ini untuk meringankan beban anggota TNI yang menderita kebutaan akibat erupsi Gunung Sinabung.

“Bentuk kepedulian kita di saat HUT Bhayangkara,” jelas mantan Kasi Propam Polrestabes Medan ini.

Selain itu, Arifin menyebutkan, pada tahun ini, HUT Bhayangkara mengangkat tema Transpormasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia Maju.

“Seperti tema tahun ini, kegiatan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan sehingga masyarakat sehat,” sebut mantan Kapolsek Medan Area ini.

Sementara itu, Pratu Gilang Fajar mengucap terimakasih kepada Polri khususnya Polsek Medan Timur yang telah membantu dirinya dengan membagikan sembako.

“Saya sangat senang mendapatkan bantuan, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat,” ucapnya.

Didampingi istrinya, Gilang menceritakan kebutaan yang dialaminya itu pada tahun 2014. Saat itu, dia yang baru 2 tahun menjadi anggota TNI mendapatkan tugas kemanusian untuk membuat perumahan di Puncak Siosar Kabupaten Karo.

“Pada tahun 2014 saya ditugaskan ke Puncak Siosar untuk membuat rumah. Saat mengangkat material tiba-tiba erupsi gunung,” terangnya.

Saat itu, sebutnya, ia tidak bisa menghindar dari semburan debu vulkanik.

“Saya menghirup debu vulkanik sehingga menyerang saraf,” sebut pria berusia 28 tahun itu.

Setelah kejadian itu, katanya, dia tak sadarkan diri sehingga harus mendapatkan perawatan serius.

“Karena saraf saya kena, di situ saya langsung tidak bisa melihat sama sekali,” ucapnya.

Saat ini ia fokus menjadi atlit judo disabilitas di Minvetcatdam I/BB.

“Saya sekarang fokus jadi atlit judo,” terangnya.

Sebelumnya, Polsek Medan Timur juga memberikan bantuan berupa sembako kepada anggota Polri Aiptu J Sitorus yang mengalami sakit stroke. Selain itu, Polsek juga memberikan bantuan kepada para penyandang disabilitas dan masyarakat. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: