Alasan Toilet di Bus Tak Boleh Digunakan Ketika Bus Berhenti

MITRAKITANEWS.COM – Anda tentu pernah menaiki bus lintas provinsi yang dilengkapi dengan fasilitas toilet didalamnya. Keberadaan toilet di dalam bus tentu saja untuk menunjuang kenyamanan penumpang terutama pada perjalanan jarak jauh.

Sebab, bus tidak bisa berhenti setiap saat. Namun kita kerap dilarang untuk masuk ke toilet di dalam bus mana kali kenderaan tersebut sedang berhenti. Sebab, toilet bus hanya bisa digunakan ketika bus berjalan.

Dilansir dari laman detik oto, Head of Bus Product & Sales, Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Adri Budiman, menjawab pertanyaan tersebut. Menurut Adri, bus umum sebenarnya tidak memiliki fasilitas penampungan kotoran.

“Secara umum, bus yang ada di Indonesia tidak punya septic tank untuk menampung hasil buang air kecil,” kata Adri, kepada detikOto, Rabu (23/6/2021).

“Maka dari itu, sebagian besar karoseri bus hanya memperbolehkan para penumpang bus untuk menggunakan toilet pada saat bus sedang berjalan guna menghindari air yang tersimpan di toilet serta bau yang bisa memasuki kabin bus dan dapat mengotori jalan raya,” sambung Adri.

Selain itu, dalam sebuah postingan perushaan bus di akun Instagram resminya juga pernah menjelaskan jika toilet di bus hanya boleh digunakan untuk Buang Air Kecil alias kencing. Selain karena alasan tidak ada tangki pembuangan, kapasitas tangki air di bus AKAP sangat terbatas, hanya sekitar 200 liter.

Maka itu disarankan kepada penumpang bus yang hendak Buang Air Besar saat bus berjalan, agar jangan malu-malu menginformasikan ke pengemudi atau kru kabin.

“Para pelanggan dapat dengan mudah menginformasikan kepada pengemudi atau kernet bus untuk berhenti di tempat istirahat jika ingin buang air kecil atau buang air besar,” jelas Adri. (det/Edt01)

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: