2 Warga Langkat Pemilik 1 Kg Sabu Divonis 9 Tahun Penjara

MITRAKITANEWS.COM | Medan -Sebanyak dua pemilik sabu-sabu divonis 9 tahun penjara oleh Hakim Ketua Abdul Kadir di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Informasi dihimpun dua terdakwa dimaksud masing-masing Zulham Efendi alias Ogut dan Dian Alfanur Matondang.

Kedua warga Dusun Anggrek, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Langkat ini terbukti bersalah atas kepemilikan sabu seberat 1 kilogram.

“Menghukum kedua terdakwa oleh karenanya masing-masing dengan pidana penjara 9 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara,” kata Kadir dalam persidangan di Ruang Cakra 3 PN Medan, Selasa (14/9/2021).

Menurut majelis hakim, terdakwa bersalah melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli, narkotika golongan I yang dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 1 kilogram.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas hakim.

Putusan ini jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta terdakwa dihukum 16 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

BACA JUGA
1 dari 12

Sebelumnya dalam dakwaan JPU, kasus ini berawal 18 November 2020 sekira pukul 10.00, saksi polisi Ryan Pranata dan Dedi Chandra Damanik, dari Ditres Narkoba Polda Sumut patroli di Jalan Ringroad dan bertemu dengan informan yang mengabarkan adanya peredaran narkoba jenis sabu di Jalan Medan-Banda Aceh yang dilakukan bandar Dian Alfanur Matondang.

Kemudian polisi berpura pura memesan sabu 3 ons dengan harga Rp50 juta ke Dian Alfanur. Namun saat meminta transaksi, Dian meminta agar bertransaksi di luar Kota Medan yakni di Tanjungpura.

Kemudian, Dian menghubungi terdakwa Zulham Effendi agar mengantarkan sabu itu. Para saksi Polisi lalu mengikuti terdakwa dari belakang ke Pondok Santai Tanjung Pura.

Selanjutnya saksi Ryan memarkirkan mobilnya lalu saksi dengan Dian duduk di sebuah pondok, kemudian menghubungi terdakwa Zulham Efendi Als Ogut melalui selulernya dan menyuruhnya untuk mengantarkan barang dengan mengatakan “antarkan buahnya kemari” dan tidak berapa lama kemudian terdakwa Zulham datang dengan membawa sabu itu.

Kemudian terdakwa ditangkap, dan diamankan berupa berbagai bungkus yang beratnya mencapai 1 kilogram. (rks)

Berita Terkait
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: